Meriah dan Penuh Kekeluargaan, Anniversary ke-8 PMBN Maros Ditutup dengan Pesan Menyentuh

KARYANEWS.id, MAROS — Ratusan anggota Persaudaraan Monta’Bassi Nusantara (PMBN) Maros berkumpul di pelataran Kantor Balai Riset Perikanan Maros, Minggu (30/8/2026) siang. Kehadiran ratusan anggota tersebut menjadi bagian dari peringatan Anniversary PMBN ke-8 yang berlangsung meriah dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Peringatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum DPP PMBN Hasbullah, SE., SH., MH., bersama jajaran pengurus, Camat Turikale Nasaruddin, S.Hut., Lurah Raya Arifuddin, SE., Bhabinkamtibmas Kelurahan Raya, Ketua Laskar Peduli Pelestari Adat (LAPEPA) Wija Nusantara Muh. Tahir Dg. Lanti bersama jajaran, Ketua PWI Maros Irianto Amama, SH., serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua Umum DPP PMBN Hasbullah mengajak seluruh keluarga besar PMBN menjadikan usia ke-8 organisasi sebagai momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus melakukan evaluasi terhadap perjalanan organisasi.

Menurutnya, bertambahnya usia PMBN tidak sekadar menjadi perayaan tahunan, tetapi harus dimaknai sebagai kesempatan untuk memperkokoh kekompakan dan menjaga nilai-nilai persaudaraan di antara seluruh anggota.

“Harapan saya, PMBN ke depan semakin besar, semakin kompak dan tetap satu dalam persaudaraan. Jangan mudah terpecah, karena kekuatan PMBN ada pada kebersamaan seluruh anggotanya,” ungkap Hasbullah.

Ia juga mengingatkan seluruh anggota agar senantiasa menjaga nama baik organisasi, tidak mudah terprovokasi oleh berbagai perbedaan serta mengedepankan musyawarah ketika menghadapi persoalan.

Sementara itu, Camat Turikale Nasaruddin memberikan apresiasi terhadap eksistensi PMBN Maros yang dinilai telah menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan.

Nasaruddin berharap PMBN dapat terus mempertahankan kekompakan sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, terutama dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan dan budaya lokal.

“Semoga PMBN semakin solid, tetap menjaga persatuan dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Jangan jadikan perbedaan sebagai penghalang untuk terus bersama,” pesannya.

Sebelum memasuki agenda utama, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu Fatmawati.

Suasana kemudian semakin semarak dengan penampilan atraksi pencak silat yang diperagakan A. Abdullah, salah seorang anggota Bidang Seni dan Budaya PMBN Maros.

Aksi tersebut mendapat sambutan meriah dari para peserta dan menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang menarik perhatian dalam peringatan Anniversary PMBN ke-8.

Ketua DPD PMBN Maros Edy Hadris dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Anniversary PMBN ke-8.

Ia menyebut keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja keras, tanggung jawab dan kekompakan panitia bersama seluruh anggota serta dukungan para tamu undangan.

Pada kesempatan itu, Edy Hadris juga secara resmi menyampaikan pembubaran panitia pelaksana Anniversary ke-8 sebagai tanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan.

“Atas nama DPD PMBN Maros, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab. Setelah panitia dibubarkan, bukan berarti semangat kita ikut berakhir. Justru kita harus semakin kompak dan solid dalam menjaga persaudaraan,” ujar Edy Hadris.

Ia berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun selama pelaksanaan kegiatan dapat terus dipertahankan dan diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif bagi organisasi maupun masyarakat.

Seluruh rangkaian Anniversary PMBN Maros ke-8 kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin Sekretaris PMBN Maros, Bidwang.

Dalam doa tersebut, Bidwang mengingatkan seluruh peserta tentang pentingnya menjaga hubungan baik antarsesama, memperbaiki perilaku dan sikap serta membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

Peringatan Anniversary ke-8 PMBN Maros akhirnya berakhir dalam suasana penuh keakraban. Momentum tersebut diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi keluarga besar PMBN sekaligus menjadi pijakan untuk memperkuat organisasi dalam menghadapi perjalanan pada tahun-tahun mendatang. (*)

Editor: Haris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *