KARYANEWS.id, Makassar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Zero Waste Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan *Workshop Edukatif Zero Waste Melalui Permainan Interaktif dan Pembuatan Gantungan Kunci dari Limbah Tutup Botol* bagi siswa SD Negeri 1 Daya, Kota Makassar, pada Sabtu (1/8).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sejak usia dini melalui penerapan konsep *zero waste*. Edukasi diberikan dengan pendekatan yang menyenangkan melalui permainan interaktif yang mengenalkan pentingnya mengurangi sampah, memilah sampah, serta memanfaatkan kembali limbah menjadi produk yang bernilai.
Selain penyampaian materi, para siswa juga mengikuti praktik pembuatan gantungan kunci dari limbah tutup botol plastik. Melalui kegiatan ini, siswa diajak melihat bahwa sampah plastik tidak selalu berakhir menjadi limbah, tetapi dapat diolah menjadi kerajinan yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka selama mengikuti permainan maupun saat membuat hasil karya masing-masing.

Penanggung jawab kegiatan,*Erlangga Arya Salam Putra*, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada anak-anak melalui metode pembelajaran yang kreatif dan interaktif.
*”Kami ingin mengenalkan konsep zero waste kepada siswa dengan cara yang menyenangkan sehingga mereka tidak hanya memahami materi, tetapi juga dapat mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, kebiasaan sederhana seperti mengurangi sampah dan memanfaatkan kembali barang bekas dapat tumbuh sejak usia dini,”* ujar Erlangga. Rabu (5/8/2026)
Sementara itu, penanggung jawab kegiatan lainnya,*Nurul Khairunnisa Hamdan*, berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah.
*”Anak-anak memiliki peran penting sebagai generasi penerus dalam menjaga kelestarian lingkungan. Melalui workshop ini, kami ingin menunjukkan bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal-hal kecil yang menyenangkan, seperti mengolah limbah menjadi karya kreatif. Semoga ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan di rumah maupun di sekolah,”* tutur Nurul.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Tematik Zero Waste Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun kesadaran lingkungan di kalangan pelajar sekolah dasar. Edukasi sejak dini diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif yang mendukung terwujudnya budaya *zero waste* serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.












