Muskab MKKS SMP Maros Tetapkan Ince Jamaluddin, Ini Arah Kepengurusan 2026–2029

MAROS, KARYANEWS.id — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Maros menetapkan Ince Jamaluddin, S.Pd., M.Pd. sebagai Ketua MKKS SMP Kabupaten Maros terpilih untuk periode 2026–2029.

Muskab yang digelar di Gedung Baruga A, Kantor Bupati Maros, Rabu (23/9/2026), menjadi momentum pergantian kepengurusan sekaligus merumuskan arah kerja organisasi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tingkat SMP di Kabupaten Maros.

Kegiatan tersebut dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros, Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai, S.STP., MM., didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros, Jamaluddin, S.Pd., M.Pd.

Sebanyak 50 kepala sekolah SMP negeri dan swasta menghadiri kegiatan tersebut dari total 81 satuan pendidikan SMP yang tercatat di Kabupaten Maros.

Dalam sambutannya, Andi Wandi berharap proses pemilihan pengurus MKKS dapat berlangsung melalui musyawarah mufakat. Ia juga menekankan pentingnya kepengurusan baru menjadikan MKKS sebagai ruang kolaborasi antarkepala sekolah untuk memperkuat mutu pendidikan.

“Yang terpilih diharapkan dapat membawa MKKS Maros dalam memajukan dunia pendidikan dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan sumber daya manusia,” pesannya.

Menurutnya, MKKS memiliki posisi strategis sebagai wadah komunikasi dan koordinasi antarkepala sekolah. Forum tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan sekolah serta menyelaraskan berbagai program pendidikan di tingkat SMP.

Dalam Muskab tersebut, peserta akhirnya menetapkan Ince Jamaluddin, S.Pd., M.Pd. sebagai Ketua MKKS SMP Kabupaten Maros periode 2026–2029.

Untuk mendukung pelaksanaan organisasi, Iqra Abqary Amiruddin, S.Pd. dipercaya sebagai sekretaris, sedangkan Dahniar, M.Pd. sebagai bendahara.

Usai ditetapkan sebagai ketua, saat dikonfirmasi awak media karyanews.id Ince Jamaluddin menyampaikan komitmennya untuk menjadikan MKKS sebagai ruang kolaborasi yang mampu memperkuat kapasitas kepala sekolah sekaligus mendorong inovasi dalam penyelenggaraan pendidikan.

“Saya berharap MKKS SMP Kabupaten Maros menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat kapasitas kepala sekolah, mendorong inovasi pembelajaran, dan menghadirkan pendidikan yang semakin bermutu bagi seluruh peserta didik di Kabupaten Maros,” ujar Ince Jamaluddin, Kamis (24/9/2026).

Ia menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak semata-mata ditentukan oleh ketua, tetapi sangat bergantung pada kebersamaan seluruh kepala sekolah dalam menjalankan program dan membangun budaya kolaborasi.

“Keberhasilan MKKS bukan ditentukan oleh ketuanya, melainkan oleh kebersamaan seluruh kepala sekolah dalam membangun budaya saling mendukung, saling menginspirasi, dan saling menguatkan,” katanya.

Menurut Ince, periode 2026–2029 harus menjadi momentum untuk memperkuat transformasi pendidikan di Kabupaten Maros melalui kepemimpinan sekolah yang kolaboratif, inovatif, serta berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.
“Mari kita jadikan periode 2026–2029 sebagai momentum untuk memperkuat transformasi pendidikan di Kabupaten Maros melalui kepemimpinan sekolah yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan,” tuturnya.

Ia juga berharap MKKS mampu berkembang menjadi organisasi yang aktif, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi satuan pendidikan.

“MKKS harus menjadi organisasi yang aktif, adaptif, dan berdampak, sehingga setiap program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi sekolah, guru, dan peserta didik,” tegasnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, MKKS SMP Kabupaten Maros memasuki periode kerja 2026–2029. Organisasi tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan koordinasi antarsekolah, sekaligus menjadi wadah bersama dalam membahas berbagai persoalan pendidikan.

Sejumlah isu yang dapat menjadi perhatian MKKS ke depan antara lain peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan kompetensi guru, penguatan manajemen sekolah, implementasi kebijakan pendidikan, pembentukan karakter peserta didik, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.

Dengan jumlah satuan pendidikan SMP negeri dan swasta yang mencapai 81 sekolah, penguatan kolaborasi antarkepala sekolah menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program pendidikan secara efektif di Kabupaten Maros.

Kepengurusan baru MKKS Kabupaten Maros diharapkan mampu melahirkan program-program yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memberikan manfaat nyata terhadap sekolah, guru, dan peserta didik serta berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Maros.

Editor: Haris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *