banner 728x250

Latber dan Lomba Perkutut di Maros Baru, Camat Tekankan Sportivitas dan Pelestarian

KARYANEWS.id, Maros – Kegiatan latihan bersama (latber) dan lomba burung perkutut yang digelar oleh Perkutut Community Maros Baru (PCMB) di Pangkajene, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Maros Baru, berlangsung meriah pada Ahad (03/05/2026).

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga sarat pesan kebersamaan, sportivitas, dan pelestarian satwa.

Camat Maros Baru, Andi Rudi, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa lomba burung perkutut bukan sekadar ajang untuk memperebutkan juara. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah bagi para pecinta perkutut untuk menyalurkan hobi sekaligus mempererat tali silaturahmi.

“Lomba burung perkutut ini bukan sekadar ajang untuk memperebutkan juara. Lebih dari itu, ini adalah panggung bagi teman-teman untuk menyalurkan hobi dan mempererat silaturahmi sesama pecinta burung perkutut,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam setiap kompetisi. “Menang memang tujuan, namun berjuang dengan cara yang jujur dan menjunjung tinggi kehormatan adalah kemenangan yang sesungguhnya,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Rudi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dari berbagai daerah. Ia menyambut hangat para pecinta burung perkutut yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Saya selaku Camat mengucapkan selamat datang kepada teman-teman pecinta burung perkutut di Kecamatan Maros Baru dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Semoga kegiatan ini dapat terus memberikan dampak positif bagi kita semua,” tuturnya.

Salah satu agenda menarik dalam kegiatan ini adalah pelepasan burung ke alam bebas. Momen tersebut, menurut Andi Rudi, menjadi simbol bahwa burung pada hakikatnya hidup di alam bebas dan pentingnya menjaga kelestariannya.

“Pelepasan burung ini menandakan bahwa fitrah burung adalah hidup di alam bebas. Olehnya itu, saya mengajak teman-teman semua untuk benar-benar menjaga dan memelihara burung dengan baik agar kita tidak terkesan menzalimi burung tersebut,” tegasnya.

Kegiatan latber dan lomba ini diikuti puluhan peserta dengan suasana penuh keakraban. Deretan sangkar burung yang digantung rapi di arena menjadi ciri khas kompetisi perkutut, sementara para peserta tampak antusias mengikuti jalannya penilaian oleh dewan juri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan komunitas pecinta burung perkutut di Maros Baru semakin solid dan mampu memberikan kontribusi positif, baik dari sisi pelestarian satwa maupun pengembangan hobi yang bernilai ekonomi dan sosial di tengah masyarakat.

Editor: Haris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *