KARYANEWS.id, MAROS — Open Tournament Grasstrack Motocross Sulawesi Selatan akan digelar untuk pertama kalinya di kawasan wisata Highline Maros, tepatnya di Dusun Salu, Desa Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.
Event olahraga otomotif tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari Jum’at – Minggu, 11–13 Desember 2026, dan terbuka bagi para pembalap dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Ketua Panitia Penyelenggara, Askari Husain, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pembalap, tetapi juga diharapkan menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus wadah bagi para pencinta olahraga grasstrack dan motocross.
“Lokasi kegiatan berada di area wisata Highline Maros. Ini pertama kalinya kami mengadakan event seperti ini di sana,” ujar Askari. Jum’at (30/10/2026)
Menurutnya, penyelenggara dari Busoc Club berinisiatif menghadirkan event tersebut karena melihat adanya kebutuhan masyarakat terhadap kegiatan hiburan yang positif, sekaligus mendorong perkembangan olahraga otomotif di Kabupaten Maros.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat sekitar kawasan wisata Highline Maros.
Askari menyebut pihak pengelola wisata Highline Maros turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan event tersebut. Kehadiran turnamen diharapkan dapat membantu meningkatkan kembali kunjungan masyarakat ke kawasan wisata tersebut.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kawasan wisata dan masyarakat di sekitar lokasi,” katanya.
Dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut juga datang dari Pemerintah Kabupaten Maros. Menurut Askari, pemerintah daerah memberikan dukungan dan apresiasi terhadap rencana penyelenggaraan turnamen tersebut.
“Alhamdulillah, Pemda Maros sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini,” ujarnya.
Turnamen ini akan digelar dalam skala Sulawesi Selatan dan terbuka bagi peserta dari berbagai daerah. Dengan konsep open tournament, panitia menargetkan keikutsertaan pembalap dari sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Askari berharap penyelenggaraan event tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pecinta olahraga otomotif, khususnya komunitas grasstrack dan motocross serta insan yang tergabung dalam Ikatan Motor Indonesia (IMI).
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk kembali menggairahkan olahraga grasstrack dan motocross di Kabupaten Maros.
“Selama ini kegiatan seperti ini lebih banyak dilakukan dalam skala lokal. Ke depan kami ingin menjadikannya lebih besar dan terorganisir,” jelasnya.
Panitia juga telah menyiapkan berbagai kelas perlombaan yang akan dipertandingkan. Para peserta nantinya akan memperebutkan hadiah bernilai jutaan rupiah serta trofi yang telah disiapkan panitia.
Untuk pendaftaran peserta, panitia mulai membuka pendaftaran pada awal Juni 2026, sedangkan penjualan tiket untuk penonton mulai dibuka pada 21 Mei 2026.
Dengan pelaksanaan yang dijadwalkan pada 11–13 Desember 2026, masyarakat dan pencinta olahraga otomotif dari Maros maupun daerah lainnya dapat menyaksikan langsung persaingan para pembalap dalam Grass Track Motocross Open Tournament Maros 2026.
Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Sirkuit Wisata Maros Highland, Dusun Salu, Desa Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Selain menjadi ajang adu keterampilan dan keberanian para pembalap di lintasan, event ini diharapkan mampu menjadi salah satu agenda olahraga dan hiburan otomotif yang dapat digelar secara berkelanjutan di Kabupaten Maros. (*)












