KARYANEWS.id, Jakarta — Ketua Umum DPP Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS). sekaligus Komisaris Independen PT Waskita Beton Precast Tbk, Ir. H. Indra Utama. menerima kunjungan silaturahmi Wakil Ketua Umum DPP Mas Surya bersama Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, di ruang kerja WSBP, Jakarta. Sabtu (21/2/2026)
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut membahas sejumlah agenda strategis, khususnya terkait pemberdayaan desa dan peningkatan kesejahteraan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta aparatur desa di Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam diskusi tersebut, Ketua Umum DPP ABPEDNAS menegaskan komitmen organisasi untuk terus memperkuat peran desa sebagai pilar pembangunan nasional. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, organisasi desa, dan sektor korporasi menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan berbasis desa.
“Kami berkomitmen mendukung program strategis nasional yang dicanangkan Presiden terpilih Prabowo Subianto bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, termasuk penguatan program Jaga Desa yang diinisiasi Kejaksaan melalui Jamintel Reda Manthovani. Desa harus menjadi subjek pembangunan, bukan hanya objek,” ujarnya.
Selain membahas pemberdayaan desa, pertemuan tersebut juga menyinggung peluang kerja sama proyek pembangunan di Kepulauan Riau yang berpotensi melibatkan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong percepatan infrastruktur daerah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, dalam kesempatan itu turut berbagi cerita mengenai kreativitas dan inovasi ekonomi daerah. Ia mencontohkan bagaimana Kepulauan Riau mampu menciptakan nilai tambah ekonomi meski memiliki keterbatasan sumber daya alam tertentu.
“Kepri memang tidak memiliki kebun kopi, namun melalui inovasi dan strategi pengemasan serta branding, kopi kemasan dari Kepri justru mampu menembus pasar ekspor hingga Singapura. Ini membuktikan bahwa nilai tambah dan kreativitas menjadi kunci daya saing daerah,” ungkapnya.
Selain itu, Wagub juga memaparkan visi besar pembangunan daerah, termasuk gagasan proyek mercusuar tunnel serta ekspor air bersih yang dinilai dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan asli daerah dan pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau.
Pertemuan singkat tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan aparatur desa, serta memperkuat peran desa dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara organisasi desa, pemerintah daerah, dan sektor korporasi, dengan semangat inovasi, kolaborasi, dan optimisme untuk kemajuan desa dan daerah. (*)













