banner 728x250

Sekdis PMD Maros Hadiri Musdes LPJ BUMDes Mitra Sejahtera Mattirotasi, Dorong Transparansi dan Peningkatan PAD

KARYANEWS.id, MAROS – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Mattirotasi menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Keuangan Tahun Anggaran 2025 BUMDes Mitra Sejahtera. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Desa Mattirotasi, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros. Selasa (31/3/2026)

Musyawarah tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Maros, Laurensius Nong Kese, Sekretaris Camat Maros Baru, Kepala Desa Mattirotasi, Bhabinkamtibmas, anggota BPD, pendamping desa, para kepala dusun, RT, pengurus BUMDes, serta tokoh masyarakat dan tokoh perempuan.

Kegiatan dipandu oleh Pendamping Desa, Akhmad, selaku moderator. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Mattirotasi, Alimuddin, menyampaikan pentingnya pelaksanaan Musdes sebagai kewajiban tahunan pengurus BUMDes dalam menyampaikan laporan pertanggungjawaban.

Ia menegaskan bahwa hal tersebut sejalan dengan surat edaran Dinas PMD Kabupaten Maros terkait batas akhir pelaksanaan Musdes LPJ BUMDes Tahun Anggaran 2025.

“Kami berharap pengurus BUMDes benar-benar menjunjung tinggi prinsip transparansi dan tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan, khususnya yang bersumber dari penyertaan modal desa. Pemerintah desa akan terus memberikan dukungan dalam pengembangan unit usaha agar mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD),” ujarnya.

Sementara itu, Wakil BPD Desa Mattirotasi, M. Rusli, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan fungsi pengawasan terhadap kinerja BUMDes. Ia juga berharap ke depan kontribusi PAD dari BUMDes dapat terus meningkat.

Dalam sambutannya, Sekdis PMD Kabupaten Maros, Laurensius Nong Kese, memberikan apresiasi kepada pengurus BUMDes Mitra Sejahtera atas upaya pengembangan unit usaha yang dinilai cukup aktif.

“Sekitar 90 persen unit usaha sudah berjalan aktif. Walaupun kontribusi PAD belum maksimal, namun upaya pengembangan sudah terlihat. Di tengah efisiensi anggaran tahun 2026, kami berharap pengurus tidak lelah dalam membangun dan mengembangkan usaha desa,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara pengurus BUMDes, pemerintah desa, dan pendamping desa guna meningkatkan kinerja dan keberlanjutan usaha.

Setelah dibuka secara resmi, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan laporan pertanggungjawaban oleh Direktur BUMDes Mitra Sejahtera, Irzank.

Dalam laporannya, Irzank menyampaikan bahwa BUMDes Mitra Sejahtera saat ini mengelola berbagai unit usaha, di antaranya sektor pertanian modern, perikanan dan budidaya ikan serta udang, pendistribusian air bersih, air galon, pom mini, hingga sektor UMKM.

Ia menegaskan bahwa laporan yang disampaikan merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas, sekaligus bahan evaluasi terhadap kinerja unit usaha BUMDes.

“Alhamdulillah, melalui kolaborasi semua pihak, pengelolaan unit usaha BUMDes mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa. Untuk Tahun 2025, PAD yang dihasilkan sekitar Rp7.000.000,” jelasnya.

Kegiatan Musyawarah Desa kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung interaktif, sebagai bagian dari evaluasi dan penyempurnaan pengelolaan BUMDes ke depan.

Melalui forum ini, diharapkan BUMDes Mitra Sejahtera Desa Mattirotasi dapat terus berkembang, meningkatkan kontribusi terhadap PAD, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Laporan Al Haedar

Editor: Abdul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *